Anak Teknik itu KEREN, ciyus?

Sabtu, Desember 01, 2012 Atika Nugraheni 1 Comments


Anak Teknik itu KEREN, ciyus?


Fakultas gue letaknya jauh dari Fakultas Teknik (S1). Kenyatannya, Fakultas Sastra emang gak pernah deketan sama Fakultas Teknik. Fakultas Sastra ya deketnya sama Fakultas Hukum atau FISIP. Padahal, ketika Fakultas Sastra dan Fakultas Teknik berdekatan, penurunan jumlah fakir asmara secara besar-besaran menjadi sangat mungkin. Selain karena alasan anak teknik adalah jodoh terindah untuk anak sastra atau malah justru sebaliknya, gue gak paham, Fakultas Sastra sepertinya kekurangan pasokan cowok cowok macho dan Fakultas Teknik adalah salah satu pemasok terbesarnya. Saling melengkapi, sayangnya jarak mengacaukan segalanya. Lagi lagi jarak. (-_-)/| jomblo |
Meskipun fakultas gue sama fakultas teknik dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh, gak jarang gue nemuin anak teknik berkeliaran di deket fakultas gue. Mereka pake jaket jurusan berwarna orange cerah dari jauh gue pikir kalo mereka itu tukang sampah, tapi setelah gue deketin ternyata mereka adalah anak Teknik Geodesi. Berbekal satu set waterpass ( automatic level ), mereka panas panasan, ngukurin ini itu yang pastinya gue gak tau, mungkin ngukur elevasi. Satu yang terlintas di pikiran gue tiap kali liat mereka adalah ‘KEREN’. Kata ‘keren’ emang terlanjur melekat di masing masing pribadi anak teknik, dan gue adalah salah satu orang yang udah tersihir sama doktrin itu. Makanya gue barusan bilang kalo anak teknik itu ‘keren’.
Saking banyaknya orang yang bilang kalo anak teknik itu keren, gue semakin penasaran. Bukan bukan, bukan arwah gue yang penasaran. Tapi gue penasaran sama kekerenannya anak teknik itu, apa iya mereka bener bener keren? Atau ini cuman pendapat dari orang-orang yang gak pernah liat orang keren di kampungnya dan pendapat ini menyebar ke seluruh jagad raya secepat air membasahi tissue toilet? Berawal dari sebuah rasa penasaran, gue akhirnya melakukan berbagai pengamatan terhadap anak teknik. Tingkah laku, pola pikir, bahkan pola makan. Semacam riset gitu deh. Sayangnya, gue boong. Selain gue gak punya nyali buat kepo-in anak teknik, gue juga gak punya waktu *ajib. So, tulisan ini adalah perpaduan antara doktrin ‘anak teknik itu keren’, kenyataan di lapangan, imajinasi liar, dan sebuah ke-sotoy-an yang luar biasa dari sosok yang juga luar biasa cantiknya. Sedikit ngawur, tapi itu semata mata karena gue anti mainstream. Enjoy !

You Might Also Like

1 komentar: